Label

Senin, 26 September 2016

Tugas Akhir Bernama Skripsi

Malam ini terfikir olehku, seharusnya kuliahku sudah beres. Malang memang malang, bukan nama kota, tapi nasibku. hahahaha. Niat benerin nilai-nilai C di semester genap, tapi malah terbengkalai. hahahaha penyesalan emang selalu datang terlambat. Lalu munculah pertanyaan, mau kapan beres jika di semester 9 ini aku masih belum mulai menyusun?

Tak terasa sudah 4 tahun aku berada dikampus biru ini. Ospek, pesantren, perkuliahan, UTS, UAS, KKL seharusnya bisa dilewati begitu saja, emang kurang sungguh-sungguh aja kali ya, kurang-kurangin gar lah hahaha.

Kembali lagi ke bahasan awal, ya skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. (wikipedia)

Kehidupan baru sebagai remaja baru lulus SMA sampai matang sebagai sarjana yang siap menyambut dunia kerja, dulu aku berpikir itu saat aku lulus SMA tentang kuliah, laaah sekarang? Timbul lagi pertanyaan kedua, kapan mau jadi sarjana? Mari kita doakan yang terbaik, omat budayakan yang terbaik. Lalu

Untuk kamu yang menunggu disana, sabar ya, secepatnya kubawa keluargaku menuju rumahmu. Kuliah dulu beresin euuuuuy!!!!!

"Kuliah itu kaya naik gunung, makin tinggi makin nyesek. Tapi pemandangan di puncak selalu lebih indah daripada di lembah!"

Puncak Gunung Merbabu 2Juni 2015
Untuk naik gunung aku sudah merasakan berada di puncak, sekarang tinggal kuliah, hahahaha. Nazar adalah nazar, saat aku berhasil menginjakan kaki di puncak Gunung Merbabu tahun lalu, aku bernazar karena aku diberi kenikmatan yang indah, dan itulah nazarku. Maka harusnya di tahun 2016 ini aku menyusun skripsi. Aku yakin nazar ada hukumnya, dalilnya juga pasti, biar besok kita baca bab nazar.Oke, kita lihat saja, budayakan doakan yang terbaik, omat yang terbaik!


Bismillah, Allahuma Yassir Wala Tu'assir

Renungan Pergantian Waktu

Renungan dipergantian waktu kehidupan lebih nyata daripada pendapat siapa pun tentang hidup.. Aku tak tau, berapa waktu yang tersisa untukku....Satu jam, satu hari, satu minggu, satu bulan, satu tahun, sepuluh, lima puluh tahun lagi? Bisakah waktu yang semakin sedikit itu aku manfaatkan untuk memberi arti keberadaanku sebagai hamba Allah di muka bumi ini? Bisakah cinta, kebajikan, maaf dan syukur selalu tumbuh dari dalam diri, saat aku menghirup udara dari Yang Maha Kuasa?

kebijakan adalah serangkaian tindakan yang mempunyai tujuan tertentu yang mesti diikuti dan dilakukan oleh para pelakunya untuk memecahkan suatu masalah (a purposive corse of problem or matter of concern).
(Anderson 1979)



Inilah alasannya mengapa malam ini aku merenung, yaa tidak semua akan suka dengan perubahan kita. Bila kita berubah menjadi lebih baik, ada saja yang tak kena. Mereka menilai kita dari masa lalu kita. Tidak menerima siapa kita di hari ini, tetapi itulah, mulut tak bisa ditutup. Sabar......, sabar dan teruskan bersabar.